PALU, trustednews.id — Ribuan Bidan yang berbaju warna pink dari berbagai daerah di Sulteng memadati halaman Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Minggu pagi (13/7), mengikuti kegiatan Jalan Santai dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Hari Bidan Internasional 2025. Kegiatan ini dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, didampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido.
Jalan santai ini menjadi pembuka rangkaian acara puncak peringatan IBI tahun ini. Usai berjalan santai, peserta dimanjakan dengan undian doorprize yang menambah semarak kegiatan penuh kebersamaan tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua IBI Sulawesi Tengah, Euis Bianca, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai momentum refleksi dan penguatan semangat pengabdian para bidan di Sulawesi Tengah.
“Bagi kami, HUT ke-74 IBI ini bukan sekadar ulang tahun, tapi sebuah pengingat bahwa kita telah menempuh perjalanan panjang dan punya tanggung jawab besar ke depan, khususnya dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di daerah kita,” ungkap Euis Bianca.

Euis menegaskan bahwa IBI Sulawesi Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan dengan memperkuat kompetensi anggota, memperluas jangkauan layanan hingga pelosok daerah, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat.
Tahun ini, IBI mengusung tema nasional “Peran Strategis Bidan Dalam Memenuhi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Perempuan di Setiap Kondisi Krisis, Menuju Indonesia Emas 2045”, serta tema global “Midwives: Critical in Every Crisis.”
“Tema ini sangat relevan dan mendesak. Bidan berada di garis depan dalam memastikan hak atas layanan kesehatan perempuan tetap terpenuhi, bahkan dalam kondisi krisis sekalipun,” tambah Euis.
Sejak Maret 2025, IBI Sulteng telah menggelar berbagai kegiatan sosial, seminar ilmiah, kampanye edukatif, dan pelayanan kesehatan masyarakat sebagai bentuk nyata pengabdian para bidan di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulteng Anwar Hafid turut memberikan apresiasi tinggi kepada para bidan yang telah berkontribusi besar dalam mendukung program kesehatan daerah, khususnya BERANI SEHAT.
“Para bidan di Sulteng telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam pelayanan masyarakat. Saya berharap IBI terus solid dan menjadi mitra utama pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat,” kata Anwar Hafid.
Gubernur juga mendorong agar IBI memberikan apresiasi khusus kepada bidan-bidan teladan setiap tahunnya sebagai bentuk motivasi dan penghargaan atas pengabdian mereka di lapangan.
Ketua IBI Sulteng menutup sambutannya dengan harapan besar agar para bidan di daerah terus menjadi ujung tombak program-program kesehatan.
“Program BERANI SEHAT dari Gubernur sudah memberi arah yang jelas. Tugas kita adalah menggerakkan di lapangan—edukasi, deteksi dini, dan pendampingan ibu hamil harus kita maksimalkan,” tutup Euis Bianca.
Peringatan HUT ke-74 IBI ini bukan sekadar selebrasi, tetapi menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali posisi strategis bidan dalam sistem pelayanan kesehatan yang inklusif dan responsif, menuju Indonesia yang lebih sehat dan tangguh. (tha)














