Berita  

Mutmainah Korona Soroti HIV di Palu

Mutmainah Korona FOTO : ETHA FAISAL

PALU, Trustednews.id – Anggota DPRD Kota Palu dari Partai NasDem, Mutmainah Korona, menyoroti meningkatnya kasus HIV di Kota Palu yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai di ruang sidang utama DPRD Kota Palu, Senin (25/5/2026).

Menurut Mutmainah, persoalan HIV tidak boleh dianggap sepele karena memiliki dampak besar terhadap kehidupan keluarga, terutama perempuan dan anak. Ia menilai pemerintah perlu memperkuat langkah pencegahan melalui riset yang terukur dan pendataan yang akurat.

“Data ini tidak boleh disepelekan karena sangat mengkhawatirkan. HIV bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga menyangkut keselamatan keluarga. Yang paling berisiko terdampak adalah istri dan anak,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk menggandeng perguruan tinggi, lembaga penelitian, hingga sekolah melalui kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) guna melakukan riset dan kajian terkait penyebaran HIV di Kota Palu.

Menurutnya, keterlibatan akademisi penting agar hasil penelitian dapat menjadi dasar penyusunan program pemerintah yang lebih tepat sasaran.

“Universitas harus dilibatkan supaya ada riset yang benar-benar memberikan efek terhadap program pemerintah. Jadi kita tahu langkah perbaikannya seperti apa,” katanya.

Mutmainah juga meminta pemerintah memetakan kelompok paling rentan dan wilayah yang memiliki tingkat penyebaran tinggi. Ia menilai identifikasi tersebut penting untuk memutus rantai penyebaran HIV di tengah pertumbuhan Kota Palu sebagai wilayah urban.

Ia menyoroti kemungkinan adanya faktor-faktor tertentu yang memengaruhi peningkatan kasus, termasuk mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi di kawasan tertentu.

“Kita harus tahu akar masalahnya dari mana. Apakah karena faktor urbanisasi, mobilitas pendatang, atau faktor lain. Yang paling penting adalah bagaimana memotong rantai penyebarannya,” jelasnya.

Selain itu, Mutmainah menekankan pentingnya validasi data secara menyeluruh. Ia meminta pendataan dilakukan secara tertib, memiliki cakupan wilayah yang luas, serta didukung pembuktian yang jelas melalui pendekatan kualitatif dan wawancara lapangan.

“Kalau datanya akurat, pemerintah bisa mengetahui kelompok mana yang paling membutuhkan perhatian dan program seperti apa yang harus dilakukan,” tambahnya.

Ia menyebut data terkait HIV sebenarnya telah dimiliki oleh Dinas Kesehatan, namun perlu diolah lebih mendalam agar dapat menjadi dasar kebijakan penanganan yang efektif di Kota Palu. (tha).