PALU,trustednews.id– Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Palu menggelar pelatihan pencegahan penyakit jantung dan penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Kelurahan Tondo, Kota Palu,(26/10).
Menurut Kadar Ramadhan, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan jantung serta membiasakan gaya hidup sehat dalam keseharian.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen institusi pendidikan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Poltekkes Palu tidak hanya berperan dalam pendidikan tenaga kesehatan, tetapi juga aktif dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan promotif dan preventif,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Palu, Dr. M.H. Supriadi, menegaskan pentingnya pencegahan penyakit jantung sejak dini.
“Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Pencegahan jauh lebih murah dibanding biaya pengobatan, sehingga edukasi seperti ini sangat penting dilakukan,” terangnya.
Supriadi menambahkan, Poltekkes Kemenkes Palu akan terus memperkuat kegiatan pengabdian masyarakat dengan melibatkan dosen dan mahasiswa lintas jurusan agar dampaknya lebih luas.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya tahu cara hidup sehat, tetapi juga benar-benar mempraktikkannya. Mahasiswa kami menjadi agen perubahan di lapangan, membantu warga memahami bahwa gaya hidup sehat itu sederhana: cukup bergerak, makan seimbang, dan rutin periksa kesehatan,” kata mantan Direktur Poltekkes Kalimantan Timur ini.
Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari Lurah Tondo, Mursidin Siraj, yang menilai pelatihan tersebut memberi manfaat besar bagi warganya.
“Menjaga kebersihan lingkungan adalah kunci untuk mencegah berbagai penyakit. Kami berharap masyarakat Tondo dapat terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” katanya.
Pelatihan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Poltekkes Kemenkes Palu dan Kelurahan Tondo sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat setempat.
Materi yang diberikan meliputi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung. Para peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias dan menyebutnya sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan dalam menjaga kesehatan jantung.
Dengan kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Palu berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit jantung dan penerapan PHBS dapat semakin meningkat, khususnya di wilayah Kota Palu dan sekitarnya.(wid)














