PALU,trustednews.id– Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Palu bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar Pelatihan Care Worker/Caregiver Tahun 2025, di Gedung Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palu,(21/10).
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan (UPKSDMK) Poltekkes Kemenkes Palu, Adhyanti, M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam mempersiapkan tenaga kesehatan Indonesia yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja internasional.
“Kebutuhan tenaga care worker atau caregiver di luar negeri terus meningkat. Poltekkes Kemenkes Palu ingin memastikan lulusan kami siap secara kompetensi, etika, dan budaya kerja global,” ujar Adhyanti.
Pelatihan ini diikuti 20 peserta yang telah lolos seleksi administrasi dan kelayakan. Selama 32 hari atau 320 jam pelajaran (JP), peserta akan mengikuti pembelajaran teori dan praktik di kampus Poltekkes Kemenkes Palu, serta praktik lapangan selama delapan hari di Yayasan Panti Werda Al-Kautsar Puebongo.
Materi yang diberikan meliputi teori dasar caregiving, keterampilan praktis seperti personal hygiene, mobilisasi pasien, pemberian makan, pencegahan luka tekan, hingga pertolongan pertama sederhana. Selain itu, peserta juga dibekali soft skills berupa etika profesi, manajemen stres, dan pengenalan budaya kerja luar negeri.
Seluruh kegiatan pelatihan ini sepenuhnya didanai oleh BP2MI dengan total anggaran sebesar Rp175 juta. BP2MI juga menjadi mitra strategis Poltekkes dalam memfasilitasi peningkatan kompetensi dan peluang kerja luar negeri bagi tenaga kesehatan.
Adhyanti menyampaikan apresiasi kepada BP2MI, pimpinan Poltekkes Kemenkes Palu, para narasumber, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam mencetak tenaga kesehatan Indonesia yang profesional, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat global,” tutupnya.(wid)














