PALU, trustednews.id – UPTD Puskesmas Bulili menginisiasi pertemuan lintas sektor sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam mendukung program-program kesehatan masyarakat, di Aula Puskesmas Bulili, (15/07).
Kegiatan ini berlangsung di wilayah kerja Puskesmas Bulili dengan melibatkan unsur pemerintah, tokoh masyarakat, kader kesehatan, PKK, dan perwakilan sekolah.
Kepala Puskesmas Bulili, Agustina, S. Tr. Keb, menekankan bahwa keberhasilan program kesehatan sangat bergantung pada sinergi antar sektor.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan keterlibatan semua sektor sangat penting, karena masalah kesehatan menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat,” ujar mantan Kepala Puskesmas Lere ini.
Selain itu kata dia, pertemuan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat, seperti stunting, imunisasi yang belum merata, serta pengendalian penyakit menular. “Dari hasil diskusi, dirumuskan berbagai solusi bersama yang akan ditindaklanjuti dalam bentuk rencana kerja lintas sektor” katanya.
Ketua penyelenggara kegiatan, Ajinah, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Pertemuan ini bukan hanya seremonial, tapi menjadi ruang kolaboratif untuk duduk bersama, mendengarkan permasalahan, dan mencari solusi yang realistis serta bisa dijalankan bersama. Harapan kami, hasil dari forum ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelas Ajinah KTU UPTD Puskesmas Bulili.
Ia juga menambahkan, dukungan dari tokoh masyarakat dan pemerintah kelurahan/desa menjadi elemen penting dalam menyukseskan program-program kesehatan, khususnya yang bersifat promotif dan preventif.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pihak, antara lain Kecamatan Palu Selatan, Lurah Petobo, Lurah Birobuli Selatan, tokoh agama, kader kesehatan, PKK, perwakilan sekolah, serta stakeholder lainnya.
Puskesmas Bulili merencanakan agar pertemuan lintas sektor ini menjadi kegiatan rutin, demi memastikan kesinambungan program dan menjaga komunikasi yang efektif antar pemangku kepentingan di tingkat wilayah kerja. (Wid)














