Oktober 28, 2026
Hukum, Kriminal  

Diduga Edarkan Sabu ke Morowali, Dua Warga Parigi Moutong Ditangkap Ditresnarkoba Polda Sulteng

PALU, trustednews.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu-sabu yang diduga akan diedarkan ke Kabupaten Morowali.
Pengungkapan dilakukan pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 00.20 WITA di Jalan Trans Sulawesi, Desa Nupabomba, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala.

Hukum, Kriminal  

Polda Sulteng Ungkap Kasus Sabu di BTN Banua Nagaya

PALU, trustednews.id– Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah BTN Banua Nagaya, Kelurahan Kayumalue Pajeko, Kota Palu, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua pria berinisial IA (25) dan RT (26). Keduanya ditangkap oleh personel Opsnal Unit II Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sulteng yang dipimpin Kanit AKP Rijal, didampingi PS Panit I Unit II IPDA Asgar serta PS Panit II Unit II IPDA Eka Agus Hidayat.

Berita  

Delapan Personel Brigadir One Zero Lulus Seleksi Calon Perwira di Polda Sulawesi Tengah

PALU, trustednews.id– Sebanyak delapan personel Brigadir One Zero (BOZ) atau angkatan bintara Polri 2010 berhasil lulus dalam Sidang Kelulusan Akhir Seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 55 dan 56. Sidang yang digelar di Aula Rupatama Polda Sulawesi Tengah, Selasa (30/12/2025), ini menetapkan para lulusan terpilih tingkat Panitia Daerah (Panda).

Kelulusan diraih setelah peserta dinilai memenuhi seluruh persyaratan yang meliputi administrasi, akademik, kesehatan, jasmani, dan psikologi.

Para personel yang lulus adalah Bripka Devi Defriani Bandaso (Ditresnarkoba), Bripka Dian Ekawati (Ditreskrimum), Bripka Amirullah (Ditreskrimum), Bripka Munawir Hidayat (Yanma), Bripka Hamriadi (Yanma), Bripka Jilly Fernando Tea (Polres Poso), Bripka Doddy Alexander Mokotika (Polresta Palu), dan Brigpol Irfan Harun (Bidhumas). Seluruhnya berasal dari satuan kerja di lingkungan Polda Sulteng.

Karopen SDM Polda Sulteng, Kombes Pol. Anton Sudjarwo, dalam kesempatan tersebut berpesan agar para lulusan tidak berpuas diri. “Masih ada pendidikan lanjutan di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri di Sukabumi. Tetaplah jaga integritas dan nama baik institusi,” ujarnya.

Salah satu lulusan, Bripka Amirullah, mengungkapkan rasa syukur atas kelulusannya. “Alhamdulillah, ini buah dari kerja keras, doa, serta dukungan keluarga dan rekan. Proses seleksi berlangsung ketat dan transparan, ini menjadi motivasi untuk terus berkontribusi,” tuturnya.

Sidang kelulusan ini digelar secara objektif dan transparan sebagai bentuk komitmen Polda Sulteng dalam menyiapkan calon perwira Polri yang profesional dan berintegritas. Selanjutnya, kedelapan personel akan menjalani pendidikan pembentukan perwira di Sukabumi, Jawa Barat.**(tha)

Berita  

Polda Sulteng Ungkap 706 Kasus Narkoba Sepanjang 2025

PALU, trustednews.id– Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengungkap sedikitnya 706 kasus tindak pidana narkoba sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, 520 kasus di antaranya telah dinyatakan selesai (P-21).

Data tersebut disampaikan Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Endi Sutendi dalam rilis akhir tahun di Lobi Utama Polda Sulteng, Selasa (30/12/2025). Angka kasus yang terungkap pada 2025 meningkat sekitar 10 persen dibanding tahun sebelumnya, yakni 644 kasus.

“Kami menegaskan komitmen Polda Sulteng dan seluruh jajaran, tidak akan memberi ruang sekecil apa pun bagi pelaku peredaran gelap narkoba,” tegas Endi Sutendi.

Selain peningkatan jumlah kasus, penegakan hukum narkoba di wilayah Sulteng juga ditandai dengan lonjakan berat barang bukti yang berhasil disita. Penyitaan sabu-sabu mencapai 160,14 kilogram, meningkat signifikan dari tahun 2024 yang hanya 64,42 kilogram.

Selain sabu, jajaran Polda Sulteng juga menyita barang bukti lain berupa:

· 1.549,8 gram ganja.
· 874,8 gram tembakau sintetis atau gorila.
· 177.000 butir pil ekstasi dan obat terlarang lainnya.

Jumlah tersangka yang diamankan selama periode tersebut juga meningkat, dari 825 orang pada 2024 menjadi 865 orang pada 2025.

Meski mencatatkan peningkatan kinerja, Kapolda menyatakan pihaknya tidak akan berpuas diri. Ia memastikan pada 2026 langkah pencegahan dan penindakan terhadap kejahatan narkotika akan terus ditingkatkan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menolak narkoba, melaporkan setiap aktivitas mencurigakan, dan menjaga lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Berita, Kriminal  

Polda Sulteng Bongkar 60 Kg Sabu Jaringan Internasional

PALU, trustednews.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tengah mencatat capaian terbesar sepanjang sejarahnya setelah menggagalkan penyelundupan 60 kilogram sabu jaringan internasional asal Malaysia. Pengungkapan dilakukan dalam operasi di Kabupaten Donggala, Kamis (13/11), dan disampaikan resmi melalui konferensi pers di Mapolda Sulteng, (18/11).

Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi menyebut keberhasilan ini sebagai bukti keseriusan Polda dalam memutus peredaran narkoba lintas negara. “Pengungkapan ini mampu menyelamatkan sekitar 300 ribu jiwa. Ini wujud komitmen kami mendukung program Asta Cita Presiden RI,” tegasnya.

Polisi mengamankan lima tersangka: AF (37), MF (30), M (70), SR (20), dan I (57). Mereka diduga terhubung dengan jaringan narkoba asal Tawau, Malaysia. Barang bukti diselundupkan menggunakan kapal kecil sebelum diturunkan melalui pesisir Donggala.

AF diduga sebagai penjemput sabu dari Malaysia, sementara MF menjadi penghubung dan penentu lokasi penyimpanan. Polisi juga mengamankan seorang perempuan berinisial S, yang perannya masih didalami.

Dirresnarkoba Polda Sulteng Kombes Pol Pribadi Sembiring mengatakan jaringan ini berkaitan dengan pengungkapan sebelumnya di Tolitoli, Boneoge, dan Palu.

“Semua jalur masuk dari Malaysia saling berhubungan. Informasi masyarakat sangat membantu hingga 60 kilogram ini berhasil kami ungkap,” jelasnya.

Pribadi Sembiring menegaskan proses pengungkapan kasus berlangsung cukup panjang.

“Penyelidikan kasus ini kami lakukan selama lima bulan. Setelah seluruh informasi mengerucut, operasi penangkapan hanya memerlukan waktu sekitar satu pekan,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai upah yang diterima para kurir belum dapat diungkap karena masih masuk dalam materi pemeriksaan.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), dan Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika. Mereka terancam hukuman lima tahun hingga seumur hidup, serta denda maksimal Rp10 miliar.

Kapolda mengajak masyarakat turut berperan aktif dalam pencegahan peredaran narkoba. “Narkoba adalah musuh bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk melaporkan bila menemukan aktivitas mencurigakan,” tandasnya.

Berita, Olahraga  

Kapolda Sulteng Lepas 141 Offroader di Ajang Offroad Adventure HUT ke-80 Brimob Polri

PALU,trustednews.id– Polda Sulawesi Tengah menggelar Offroad Adventure dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri. Kegiatan yang berlangsung di Mako Satbrimob Polda Sulteng, itu diikuti ratusan peserta dari berbagai komunitas offroad, (14/11).

Event yang dibuka langsung Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Endi Sutendi tersebut menghadirkan tiga kategori utama, yakni Extreme 4×4, Jalur 4×4, dan Overland. Tercatat 18 mobil mengikuti kategori Extreme 4×4, 29 mobil pada Jalur 4×4, serta 59 unit di kategori Overland. Selain itu, terdapat 35 kendaraan tambahan, sehingga total peserta mencapai 141 mobil.

Pelepasan peserta dilakukan di halaman Mako Satbrimob Polda Sulteng dan disambut antusias para offroader maupun pecinta otomotif yang memadati lokasi sejak pagi.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng menegaskan bahwa Offroad Adventure tidak hanya menjadi wahana hiburan, tetapi juga momentum mempererat sinergi antara komunitas otomotif dan kepolisian. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Selain memeriahkan HUT ke-80 Brimob Polri, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ajang mengasah kemampuan para offroader,” ujarnya.

Kegiatan itu turut disaksikan Wakapolda Sulteng Brigjen Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Irwasda Polda Sulteng, serta sejumlah pejabat utama lainnya.

Hadir pula Pembina Bhayangkara Tadulako Offroader (BTOF), Kombes Heni Agus Sunandar. Ia menyebut rute yang disiapkan panitia memadukan tantangan jalur ekstrem dengan pesona alam Sulawesi Tengah, sehingga memberikan pengalaman berbeda bagi peserta.

Kombes Heni yang juga menjabat Kaops Madago Raya menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa aktivitas offroad semakin diminati berbagai kalangan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sukses dalam pelaksanaan, tetapi juga menjadi ruang komunitas untuk berkembang serta berkontribusi positif bagi daerah,” terangnya.

Sementara itu, dua peserta dari komunitas Kopilari Overland, Jumari dan Asrial, yang pada kegiatan kali ini mengemudikan Suzuki Katana, turut menyampaikan kesan positif mereka.

Jumari mengatakan kegiatan Offroad Adventure menjadi ruang bertemu dan belajar bagi para pegiat otomotif.
“Jalurnya menantang tapi tetap aman dan menyenangkan. Kami bangga bisa berpartisipasi di ajang ini. Semoga event seperti ini terus berlanjut karena memperkuat persaudaraan antar komunitas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Asrial. Ia menilai ajang tersebut memberikan pengalaman berharga, sekaligus menguji performa kendaraan dan kemampuan pengemudi.
“Medannya keren, banyak spot yang memacu adrenalin. Ini pengalaman yang sangat berkesan bagi kami. Kami berharap ke depan jalur makin variatif dan pesertanya semakin banyak,” tuturnya.

Offroad Adventure dalam rangka HUT ke-80 Brimob Polri ini menjadi salah satu event otomotif terbesar di Sulawesi Tengah sepanjang tahun. Para peserta dijadwalkan menempuh rute selama tiga hari hingga 16 November 2025 sebelum kembali ke titik finis yang ditentukan panitia.*(tha)

Berita, Daerah  

Pohon Tumbang di Toboli Barat Tewaskan Seorang Pengemudi

PARIGI-MOUTONG,trustednews.id– Sebuah insiden tragis terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di kilometer 4, Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (4/11/2025) sekitar pukul 12.00 WITA. Sebatang pohon besar tumbang dan menimpa dua kendaraan yang melintas, mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Menurut keterangan warga setempat, pohon tumbang tersebut mengenai mobil Avanza bernomor polisi DB 1834 AZ dan mobil jenis pick up DN 8678 KM yang bermuatan kelapa.

“Mobil Avanza tertimpa di bagian atas hingga ringsek. Pengemudinya meninggal dunia di tempat. Jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Anuntaloko Parigi,” ungkap Joe Parigi, warga yang berada di lokasi kejadian sekitar pukul 13.30 WITA.

Ia menuturkan, kondisi mobil Avanza tampak rusak berat dengan bekas darah masih terlihat di dalam kabin. Sementara itu, pengemudi mobil pick up beruntung selamat meski bagian depan kendaraannya juga mengalami kerusakan parah.

Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi sempat macet selama beberapa waktu sebelum akhirnya kembali lancar setelah petugas dan warga membersihkan material pohon yang menutup jalan.

“Sekarang kendaraan sudah bisa melintas, tapi tetap hati-hati karena cuaca sedang hujan disertai angin kencang,” imbau Joe.

Insiden ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk tetap waspada, terutama saat melintas di jalur perkebunan dan kawasan rawan pohon tumbang pada musim hujan.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.