POSO, trustednews.id – Anggota Komisi II DPR RI, Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, menggelar reses masa sidang III di Lembah Napu, Kabupaten Poso, Selasa (16/6/2025).
Dalam pertemuan bersama warga di Wuasa, Longki mendapat banyak masukan, salah satunya yang paling menonjol adalah aspirasi pembentukan Kabupaten Konservasi Tampo Lore.
Aspirasi tersebut disuarakan langsung oleh Ketua Komite Perjuangan Tampo Lore, Hary S Kabi. Hary menyebut seluruh persyaratan administrasi pembentukan daerah otonomi baru (DOB) telah lengkap dan sudah diserahkan ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri.
“Tampo Lore bukan hanya soal batas wilayah administratif, tapi tapak sejarah peradaban dan kawasan cagar biosfer dunia yang harus dijaga,” ungkap Hary.
Menanggapi hal itu, Longki menyatakan komitmennya untuk terus mengawal perjuangan tersebut. Longki menuturkan bahwa saat masih menjabat Gubernur Sulawesi Tengah, ia telah mengirim surat resmi ke Kementerian Dalam Negeri terkait usulan pembentukan DOB Tampo Lore. Kini, sebagai anggota Komisi II DPR RI yang bermitra dengan Kemendagri, dirinya bertekad memperjuangkan aspirasi masyarakat Lore.
“Saya memahami, saat ini kita masih menghadapi kebijakan moratorium pemekaran daerah. Namun jika moratorium itu dicabut, saya yakin Tampo Lore adalah salah satu calon DOB yang layak dan istimewa,” tegas Longki.
Longki juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat perjuangan demi pemerataan pembangunan dan keberlanjutan kawasan konservasi serta kelestarian adat dan budaya Lore.
Menurutnya, Tampo Lore bukan hanya soal otonomi, tetapi juga tentang masa depan konservasi dan warisan dunia.Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh harapan. Warga Lembah Napu pun menyambut baik komitmen Longki untuk mengawal aspirasi pembentukan Kabupaten Konservasi Tampo Lore hingga dapat terwujud di masa mendatang.*ril.








