Agustus 15, 2026

Dari 12 Negara ke Palu, UIN Datokarama Perkuat Kampus Moderasi Beragama

Empat Mahasiswa dari Ethiopia, Somalia, Thailand dan Philipina, Tiba di Palu (10/08). FOTO : IST

PALU, Trustednews.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu terus memperluas jejaring pendidikan internasional dengan menerima mahasiswa asing dari berbagai negara dan latar belakang.

Pada tahun akademik 2026/2027, sebanyak 21 mahasiswa asing dari 12 negara tercatat diterima untuk menempuh pendidikan jenjang strata satu (S1) di UIN Datokarama.

Kedua belas negara tersebut meliputi Afghanistan, Pantai Gading, Ethiopia, India, Mali, Nigeria, Pakistan, Palestina, Somalia, Thailand, Yaman, dan Filipina.

Hingga Senin (10/8/2026), empat mahasiswa dari Somalia, Ethiopia, Thailand, dan Filipina telah tiba di Kota Palu. Sementara 17 mahasiswa lainnya dari delapan negara masih dalam perjalanan menuju Sulawesi Tengah.

Rektor UIN Datokarama, Prof. Lukman Thahir, mengatakan kehadiran mahasiswa dari berbagai negara menunjukkan semakin terbukanya UIN Datokarama dalam membangun lingkungan akademik yang berskala internasional.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa asing bukan sekadar menambah keberagaman di lingkungan kampus, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan mahasiswa dari berbagai budaya, negara, dan latar belakang.

“Ini adalah wujud nyata internasionalisasi kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri,” ujar Prof. Lukman.

Menariknya, dari empat mahasiswa asing yang telah tiba di Palu, salah satunya merupakan mahasiswa non-Muslim.

Fakta tersebut, kata Prof. Lukman, menjadi bagian penting dari komitmen UIN Datokarama dalam mengembangkan kampus yang mengedepankan moderasi beragama dan keterbukaan.

Ia menegaskan, UIN Datokarama tidak hanya menjadi ruang pendidikan bagi umat Islam, tetapi juga terbuka bagi seluruh umat beragama yang ingin menuntut ilmu.

“Kemanusiaan adalah bahasa universal. Kampus ini terbuka untuk menjadi ruang belajar, berdialog, serta merawat toleransi bagi seluruh umat beragama,” tegasnya.

Prof. Lukman berharap keberadaan mahasiswa asing dapat memberikan pengalaman akademik dan sosial baru bagi mahasiswa Indonesia sekaligus memperkenalkan Kota Palu dan Sulawesi Tengah sebagai daerah yang terbuka terhadap keberagaman.

Kehadiran mahasiswa dari berbagai penjuru dunia tersebut sekaligus menjadi peluang bagi UIN Datokarama untuk memperkuat reputasi akademik dan memperluas kerja sama pendidikan dengan institusi maupun masyarakat internasional.

Dengan kedatangan 21 mahasiswa asing dari 12 negara, UIN Datokarama tidak hanya membawa dunia ke dalam ruang kampus, tetapi juga membuka kesempatan bagi Palu untuk semakin dikenal sebagai salah satu kota pendidikan yang inklusif di Indonesia. (tha/*)