Trustednews.id – Fase Liga Champions musim 2025/2026 memasuki momen penentuan dengan situasi yang belum sepenuhnya jelas. Menjelang pertandingan terakhir, Rabu malam, sebanyak 30 dari total 36 peserta masih memegang kendali atas nasib mereka sendiri dalam perebutan tiket ke fase gugur.
Persaingan berlangsung ketat karena satu perubahan hasil saja dapat mengangkat tim papan tengah menembus delapan besar, atau sebaliknya menyeret klub raksasa Eropa ke jalur play-off yang berisiko. Bahkan, sejumlah tim masih terancam langsung tersingkir dari kompetisi.
Sesuai regulasi, delapan tim teratas klasemen akhir fase liga akan otomatis melaju ke babak 16 besar. Sementara itu, tim peringkat 9 hingga 24 harus melewati babak play-off dua leg. Adapun 12 tim terbawah dipastikan mengakhiri kiprah mereka di kompetisi antarklub paling elite di Eropa tersebut.
Sejauh ini, Arsenal dan Bayern Munich sudah memastikan tempat di delapan besar berkat performa konsisten. Di sisi lain, Eintracht Frankfurt, Slavia Prague, Villarreal, dan Kairat Almaty tidak lagi memiliki peluang menghindari eliminasi.
Di luar kepastian tersebut, persaingan klasemen masih sangat terbuka. Selisih poin yang tipis membuat banyak tim berpotensi mengalami lonjakan atau penurunan posisi secara drastis pada laga pamungkas.
Arsenal yang memimpin klasemen dengan rekor sempurna dipastikan finis minimal di posisi dua besar, sekaligus mengamankan keuntungan bermain kandang pada leg kedua fase gugur hingga final. Bayern Munich yang berada di peringkat kedua masih berpeluang menutup fase liga di posisi pertama hingga keempat.
Real Madrid dan Liverpool memiliki rentang akhir antara posisi kedua sampai ke-14, sementara Tottenham bisa menempati peringkat ketiga hingga ke-15. Juara bertahan Paris Saint-Germain bersama Newcastle, Chelsea, Barcelona, Sporting, Manchester City, Atlético Madrid, dan Atalanta berpotensi finis di posisi ketiga sampai ke-17.
Inter Milan dan Juventus sama-sama masih mungkin berakhir di peringkat ketiga hingga ke-21. Borussia Dortmund memiliki rentang posisi terluas, dari peringkat kelima hingga ke-26. Galatasaray berpeluang finis di posisi ketujuh sampai ke-26, sedangkan Qarabağ di antara peringkat kedelapan dan ke-26.
Marseille, Monaco, dan PSV masih bisa menutup fase liga di rentang posisi ke-15 sampai ke-31. Bayer Leverkusen, Athletic Club, Olympiacos, Napoli, dan FC Copenhagen berada di kisaran peringkat ke-16 hingga ke-32.
Club Brugge berpotensi finis di posisi ke-17 sampai ke-33. Bodø/Glimt, Benfica, Pafos, Union Saint-Gilloise, dan Ajax diprediksi berada di rentang peringkat ke-20 hingga ke-34.
Sementara itu, tim-tim yang telah dipastikan tersingkir tetap memiliki variasi posisi akhir. Frankfurt bisa finis di peringkat ke-27 sampai ke-36, Slavia Prague di posisi ke-28 hingga ke-36, sedangkan Villarreal dan Kairat Almaty berada di kisaran peringkat ke-33 sampai ke-36.
Dengan begitu banyak kemungkinan yang masih terbuka, laga terakhir fase liga dipastikan menjadi salah satu malam paling menegangkan musim ini, di mana setiap gol dan setiap poin dapat mengubah peta persaingan secara drastis.**
















