banner 728x250

“BERANI KOMEN” Hadir di Sulteng, Kepala UPTD P2K: Konsumen Harus Berani Bicara!

Berani Konsumen Sehat Pasar Kita

Patricia Z. Yabi.( pertama dari kanan) di booth Sulteng Fest Disperindag, JCC, Palu, (20/04). FOTO : DOK. DISPERINDAG SULTENG

PALU, Trustednews.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meluncurkan program inovatif “BERANI KOMEN” (Berani Konsultasi Konsumen) dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional yang jatuh pada hari ini. Program ini digagas oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengawasan dan Perlindungan Konsumen (UPTD P2K) Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Kepala UPTD P2K, Patricia Z. Yabi, menegaskan bahwa program ini bertujuan mendorong masyarakat agar tidak takut menyuarakan haknya jika dirugikan dalam transaksi jual beli.

“Masih banyak masyarakat yang diam ketika mendapat barang tidak sesuai atau kadaluwarsa. Padahal, perlindungan konsumen butuh keberanian dan partisipasi aktif dari konsumen itu sendiri,” ujar Patricia Z. Yabi saat dikonfirmasi di kantornya, Senin (20/4/2026).

Patricia menjelaskan, melalui “BERANI KOMEN”, masyarakat Sulteng bisa berkonsultasi atau mengadu secara langsung jika mengalami kerugian atas barang atau jasa. Program ini tidak hanya menerima pengaduan, tetapi juga bersifat edukatif.

“Kami ingin masyarakat jadi konsumen cerdas. Cerdas itu artinya teliti sebelum membeli, cek label, lihat masa kedaluwarsa, dan pastikan ada SNI-nya. Jangan sampai beli karena keinginan, tapi karena kebutuhan,” tegasnya.

Dalam sosialisasi yang rutin dilakukan, UPTD P2K membagikan sejumlah tips menjadi konsumen yang “berani”. Pertama, pahami masalah dengan jelas, apakah terkait kualitas atau layanan. Kedua, cari informasi sebelum membeli. Ketiga, siapkan bukti transaksi seperti nota, foto produk, atau chat WhatsApp.

“Keempat, jangan ragu menyampaikan keluhan langsung ke pelaku usaha atau ke lembaga perlindungan konsumen. Jangan takut, karena itu hak kita,” imbuh mantan Ka UPTD PPA Sulteng ini.

Ia juga mengingatkan kembali hak-hak dasar konsumen yang kerap dilupakan, seperti hak atas informasi yang jujur, hak atas keamanan produk, dan hak mendapat ganti rugi jika barang tidak sesuai.

“Hari Konsumen Nasional 2026 ini jadi momentum. Jadilah konsumen yang cerdas, kritis, dan berani. Karena pasar yang sehat lahir dari konsumen yang berani bersuara,” pungkas Patricia Z. Yabi.

Pemerintah Provinsi Sulteng berharap inovasi “BERANI KOMEN” mampu menekan angka kerugian konsumen sekaligus menciptakan iklim usaha yang lebih adil dan bertanggung jawab.