PALU, Trustednews.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, melantik 10 pejabat pimpinan tinggi pratama serta 30 pejabat fungsional di lingkungan Provinsi Sulteng, Senin (11/5).
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa efisiensi anggaran bukanlah alasan untuk menurunkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Walau sulit, kita tidak boleh berhenti berkreasi. Pelayanan rakyat tidak kenal efisiensi,” tegas Anwar Hafid usai prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Siranindi, Palu.
Menurut Gubernur, aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemprov Sulteng wajib memiliki dua karakter utama. Pertama, mampu melakukan hal luar biasa meskipun berasal dari latar belakang biasa. Kedua, setiap kebijakan dan tindakan harus menghadirkan manfaat nyata bagi orang lain.
“Saya harap dua ciri ini ada dalam diri semua ASN,” pesannya.
Lebih lanjut, Anwar Hafid meminta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dilantik untuk mempercepat tiga agenda prioritas. Ketiga hal tersebut adalah penyusunan data sektoral, digitalisasi layanan, dan inovasi birokrasi. Ia memberi waktu enam bulan bagi para pejabat untuk menyiapkan ketiga indikator tersebut.
“Kinerja kepala OPD akan dievaluasi dari tiga indikator ini,” sambungnya.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas tim internal. Ia melarang adanya praktik pilih kasih atau memperlakukan pegawai tertentu sebagai “anak emas” karena dapat merusak ekosistem kerja. Selain itu, kepala OPD diminta mengevaluasi tingkat kedisiplinan pegawai secara berkala. Anwar Hafid menegaskan agar pegawai yang malas tidak menerima tunjangan kinerja yang sama besarnya dengan pegawai yang rajin.
“Tolong tertibkan pegawai di tiap OPD,” serunya.
Terkait proses lelang jabatan pimpinan tinggi pratama, gubernur mengakui bahwa menentukan pejabat terbaik bukanlah perkara mudah. Karena itu, bagi ASN yang belum terpilih, ia meminta agar tetap mempersiapkan diri. Anwar Hafid mengingatkan bahwa setiap saat bisa ada posisi kosong atau pejabat yang diganti karena kinerjanya dinilai kurang maksimal.
“Pantang mundur dan jangan surut, karena roda pemerintahan terus berjalan dan akan dievaluasi,” tegasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Sulteng Ir. Elisa Bunga Allo, M.M; Wakil Gubernur Sulteng dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes; Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Dr. Novalina, M.M; serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait.
Daftar Pejabat dengan Jabatan Baru di Lingkungan Pemprov Sulteng
Muhammad Syahrul Syam, S.STP., M.Si. menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah.
Wahid Irawan, S.STP., M.M. menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah.
Santo Wibowo, S.H., M.Si. menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah.
A. Haris, S.E., M.M. menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Tengah.
Ir. Asbudianto, S.T., M.Si. menjabat sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah.
Dr. Rahman Ansyari, M.Pd. menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Tengah.
I Wayan Yudana, A.P., M.Si. menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.
Irwan, S.K.M., S.H., M.H. menjabat sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.
Dr. Rusmiati, S.T., S.H., M.Si. menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia, Pengembangan Kawasan, dan Wilayah.
Wahyu Agus Pratama, S.STP., M.A.P. menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah. (tha/*)
















