PALU, TRUSTEDNEWS.ID – Harapan masyarakat untuk membuka kembali akses Jalan Perjuangan menuju kawasan tanggul menjadi salah satu aspirasi yang mengemuka dalam penjaringan aspirasi masyarakat atau reses anggota DPRD Kota Palu, Donald Payung Mangawe, S.E., di Dapil III Kecamatan Palu Selatan dan Kecamatan Tatanga, Kamis (20/8/2026).
Masyarakat menilai keberadaan akses tersebut penting karena dapat membuka konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah mobilitas warga.
Dalam pertemuan itu, Lurah Petobo menjelaskan bahwa jalur tersebut merupakan akses lama yang dikenal sebagai Jalan H.M Soeharto. Masyarakat secara swadaya telah berupaya membuka kembali jalur tersebut.
Upaya masyarakat bahkan telah membuka akses dari beberapa titik. Dari salah satu arah, jarak yang harus ditembus diperkirakan sekitar 200 meter hingga terhubung dengan jalur yang telah dibuka dari sisi lainnya.
Namun, pembangunan jalan tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait status lahan. Pemerintah tidak dapat melakukan pembangunan apabila jalur yang direncanakan masih melewati tanah milik masyarakat tanpa adanya persetujuan dari pemilik lahan.
Karena itu, status dan batas lahan menjadi hal penting yang harus dipastikan sebelum pemerintah melakukan pembangunan secara permanen.
Lurah Petobo menyatakan mendukung upaya masyarakat membuka kembali akses tersebut. Menurutnya, partisipasi masyarakat dapat menjadi langkah awal untuk menunjukkan kebutuhan terhadap akses jalan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan perhatian secara bertahap, termasuk peningkatan kualitas jalan hingga dapat diaspal apabila status lahannya telah jelas.
Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan pentingnya penguatan sistem mitigasi bencana di wilayah Petobo.
Masyarakat menilai wilayah yang memiliki potensi bencana perlu memiliki panduan yang jelas, sehingga warga mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.
Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah penyusunan sistem mitigasi yang dapat memberikan informasi mengenai jalur evakuasi, titik aman, serta langkah yang harus dilakukan masyarakat saat terjadi kondisi darurat.
Persoalan tersebut dinilai penting mengingat masyarakat masih memiliki kekhawatiran terhadap status sejumlah kawasan yang berkaitan dengan zona merah pascabencana.
Menanggapi aspirasi tersebut, Donald Payung Mangawe menyatakan akan mengkoordinasikan persoalan mitigasi bencana dengan pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Menurutnya, kebutuhan masyarakat terkait jalur evakuasi dan sistem mitigasi perlu mendapat perhatian agar masyarakat tidak kebingungan ketika menghadapi situasi darurat.
Selain itu, aspirasi mengenai akses jalan juga akan menjadi bahan yang diperjuangkan sesuai kewenangan pemerintah daerah dan kondisi status lahan di lapangan.
Reses tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat Petobo tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kesiapsiagaan menghadapi bencana serta kepastian akses publik.
Donald menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses akan menjadi bahan untuk dikoordinasikan dan diperjuangkan melalui mekanisme DPRD Kota Palu. (tha)








