DONGGALA, Trustednews.id – Ketua tim dosen pengabdian masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu, Dr. Jurana, S.Kep., Ns., M.Kes., menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi wearable device seperti smartwatch dapat menjadi solusi efektif dalam deteksi dini penyakit jantung di wilayah perdesaan.
Hal itu disampaikan Dr. Jurana usai memimpin langsung kegiatan lanjutan program “HeartFit Community” di Desa Wani Lumbupetigo, Kabupaten Donggala, pada Kamis (9/4/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada pelatihan penggunaan smartwatch untuk memantau tekanan darah dan denyut nadi secara real-time.
“Teknologi ini memungkinkan masyarakat memantau kondisi kardiovaskularnya secara mandiri. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah gangguan jantung yang sering datang tanpa gejala,” ujar Dr. Jurana
Menurutnya, pendekatan inovatif ini tidak hanya mengedukasi, tetapi juga membiasakan masyarakat desa menggunakan data kesehatan digital sebagai bagian dari gaya hidup sadar jantung. “Kami ingin mereka tidak sekadar tahu, tapi mampu mempraktikkan dan memanfaatkan hasil pemantauan untuk bertindak cepat,” tambahnya.
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa Sarjana Terapan Keperawatan, Lucky Setiawan, mendemonstrasikan cara menggunakan smartwatch di hadapan 35 peserta yang terdiri dari warga dan kader kesehatan desa. Setelah itu, peserta mempraktikkan langsung dengan bimbingan dosen dan mahasiswa.
Selain Dr. Jurana, dosen yang turut membimbing antara lain Dr. Baharuddin Condeng, SKM., M.Kes., Nurlaila, S.Kep., Ns., M.Kes., Zainul, SKM., M.Kes., Yulianus, S.Kep., Ns., M.Med.Ed., serta Muaz, S.Tr.Kep., MM.
Program “HeartFit Community” tidak berhenti pada pelatihan. Dr. Jurana menegaskan bahwa timnya akan kembali melakukan evaluasi dan pendampingan lanjutan pada Juni 2026 mendatang. “Kami akan menilai perubahan perilaku dan kebiasaan masyarakat dalam menjaga kesehatan jantung setelah menggunakan teknologi ini,” jelasnya.
Poltekkes Kemenkes Palu berharap melalui program ini, masyarakat desa mampu lebih mandiri dalam mencegah penyakit jantung, sekaligus menjadikan teknologi sebagai bagian dari solusi kesehatan di wilayah dengan keterbatasan akses layanan medis.*(wid)
















