Oktober 16, 2026

Sinergi Bank Sulteng dan RSUD Morowali, Perkuat Keuangan BLUD dan Kualitas Pelayanan

Memperluas Peran Bank Daerah

Bank Sulteng Gandeng RSUD Morowali, Tata Kelola Dana BLUD Diperkuat untuk Pelayanan Publik, (02/09). FOTO : HUMAS BANK SULTENG

MOROWALI,Trustednews.id— Kolaborasi sektor perbankan dan pelayanan kesehatan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

Hal itu ditunjukkan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) melalui kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Morowali dalam pengelolaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Kerja sama tersebut dituangkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengelolaan Dana BLUD RSUD Morowali, Rabu (2/9/2026).

Kemitraan ini diarahkan untuk mendukung pengelolaan keuangan rumah sakit yang lebih efektif, aman, transparan, akuntabel, dan profesional.

Bagi Bank Sulteng, penguatan kerja sama dengan RSUD Morowali menjadi bagian dari peran bank daerah dalam mendukung institusi pelayanan publik.

Dukungan layanan perbankan diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam transaksi keuangan sekaligus memperkuat aspek keamanan dan akuntabilitas pengelolaan dana BLUD.

Direktur Utama Bank Sulteng, Hj. Ramiyatie, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan perbankan yang memberikan nilai tambah bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kerja sama ini merupakan wujud komitmen Bank Sulteng untuk terus memberikan layanan perbankan yang aman, mudah, dan profesional, serta memberikan nilai tambah bagi pemerintah daerah maupun masyarakat,” ujar Ramiyatie.

Kerja sama Bank Sulteng dengan RSUD Morowali tidak hanya ditempatkan sebagai hubungan antara bank dan nasabah dalam konteks transaksi keuangan.

Lebih jauh, kemitraan tersebut diarahkan untuk membangun dukungan terhadap tata kelola keuangan institusi pelayanan publik.

Sebagai BLUD, RSUD memiliki kebutuhan pengelolaan keuangan yang harus mampu menunjang fleksibilitas operasional sekaligus tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Karena itu, sistem layanan perbankan yang aman dan efektif menjadi salah satu bagian yang dapat mendukung pengelolaan keuangan rumah sakit.

Bank Sulteng menyatakan akan terus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan institusi pelayanan publik, termasuk melalui pemanfaatan teknologi dan peningkatan kualitas pelayanan perbankan.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan pengelolaan transaksi yang lebih praktis dan aman, sekaligus mendukung tertib administrasi keuangan.

Bagi institusi seperti RSUD Morowali, pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu unsur pendukung agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.

Dengan sistem pengelolaan dana yang lebih efektif, rumah sakit memiliki dukungan yang lebih baik dalam menjalankan berbagai aktivitas operasional dan pelayanan.

Di sinilah kolaborasi perbankan dan rumah sakit memiliki dimensi yang lebih luas.

Bank daerah tidak hanya berperan dalam menyediakan layanan transaksi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ekosistem pembangunan daerah melalui kemitraan dengan institusi pelayanan publik.

Kerja sama Bank Sulteng dan RSUD Morowali diharapkan memberikan manfaat bagi kedua institusi sekaligus mendukung peningkatan kualitas tata kelola pelayanan kesehatan di daerah.

Kemitraan tersebut sekaligus mempertegas upaya Bank Sulteng memperluas perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan berbagai institusi di Sulawesi Tengah.

Bank Sulteng tidak hanya menjalankan fungsi intermediasi, tetapi juga membangun sinergi dengan pemerintah daerah, BLUD, BUMD, dunia usaha, dan lembaga strategis lainnya.

Melalui kolaborasi tersebut, bank daerah diharapkan mampu mengambil bagian dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan pelayanan publik di Sulawesi Tengah.

Kerja sama dengan RSUD Morowali menjadi salah satu bentuk konkret dari upaya tersebut.

Ke depan, Bank Sulteng berharap kemitraan dapat terus berkembang dengan mengedepankan kepercayaan, profesionalisme, inovasi, keamanan layanan, dan tata kelola yang baik.

Dengan demikian, kolaborasi antara sektor perbankan dan pelayanan kesehatan tidak hanya menghasilkan kemudahan dalam pengelolaan keuangan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.