Agustus 20, 2026

Rangkul Tokoh Pemuda, Da’i Polri Satgas Madago Raya Perkuat Benteng Anti-Radikalisme

Mengajak Generasi Muda Turut Andil Dalam Mencegah Penyebaran Paham Radikal

Tiga personel Da’i Polri, yakni Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi ke kediaman Kadir, di Kelurahan Masigi - Parigi, (08/07).

PARIGI,trustednews.id – Dalam upaya memperkuat ketahanan sosial terhadap ancaman radikalisme, Tim Da’i Kamtibmas Polri yang tergabung dalam Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya kembali turun ke lapangan. Kali ini, mereka menggandeng tokoh pemuda di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi – Parigi Moutong, Selasa (08/07/25).

Tiga personel Da’i Polri, yakni Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi ke kediaman Kadir, tokoh pemuda yang juga dikenal sebagai pelaku usaha bengkel mobil di wilayah tersebut.

Dalam suasana penuh keakraban, ketiganya menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak generasi muda turut andil dalam mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran di lingkungan sekitar.

“Kami ingin membangun sinergi dengan para pemuda, karena mereka adalah garda depan dalam menjaga lingkungan dari pengaruh negatif. Terutama di tengah derasnya arus informasi yang bisa menyesatkan,” ujar Aiptu Zulham dalam dialog tersebut.

Menurutnya, keterlibatan tokoh lokal sangat penting sebagai mata dan telinga di komunitasnya. Ia menekankan pentingnya komunikasi dua arah dan keterbukaan informasi apabila ditemukan indikasi penyebaran paham yang menyimpang.

Kadir pun menyambut baik langkah yang dilakukan Satgas Madago Raya. Ia mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan Polri dan menyatakan kesiapan untuk mendukung program pencegahan.

“Kami para pemuda di sini siap menjadi bagian dari upaya menjaga ketenangan wilayah. Kami yakin, pendekatan yang mengedepankan dialog seperti ini jauh lebih mengena dan menyentuh hati masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan sambang tokoh pemuda ini merupakan bagian dari strategi preemtif Satgas Madago Raya untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dan mencegah berkembangnya ideologi kekerasan di masyarakat.

Satgas Madago Raya menegaskan bahwa pendekatan deradikalisasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi kerawanan. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, damai, dan terbebas dari pengaruh radikalisme.*ril