Agustus 20, 2026

KPU Kota Palu Rancang Modul Pemilihan OSIS Berbasis Simulasi Pemilu

Siswa Mengalami Secara Langsung Proses Demokrasi

Idrus, Ketua KPU Kota Palu Mendapat Dukungan Penuh dari Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, Dalam Menggagas Inovasi Pendidikan Demokrasi di Ruang Kerja Wali Kota Palu, (25/07). Foto : BIRO ADPIM PEMKOT PALU

PALU, trustednews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu menggagas inovasi pendidikan demokrasi di sekolah melalui penyusunan modul pemilihan ketua OSIS yang mengadopsi prinsip dan mekanisme pemilu. Gagasan ini mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, dalam pertemuan resmi bersama jajaran KPU, Jumat (26/07/2025).

Ketua KPU Kota Palu, Idrus, mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir pihaknya telah mendampingi beberapa sekolah dalam penyelenggaraan pemilihan ketua OSIS. Kini, KPU ingin mendorong pelaksanaan yang lebih terstruktur melalui modul resmi yang disusun bersama Dinas Pendidikan.

“Modul ini akan mencakup seluruh tahapan sebagaimana pemilu pada umumnya, mulai dari pembentukan panitia, pendaftaran calon, hingga pelaksanaan pemungutan suara. Tujuannya agar siswa mengalami secara langsung proses demokrasi yang sehat,” jelas Idrus.

Penyusunan modul direncanakan melibatkan berbagai pihak melalui forum diskusi kelompok (FGD), sebelum nantinya dipublikasikan sebagai pedoman resmi untuk seluruh SMP di Kota Palu. Idrus menyebut, meski fokus awal berada pada jenjang SMP karena menjadi kewenangan pemerintah kota, ke depan program ini diharapkan juga bisa diterapkan di tingkat SMA.

“Ini adalah bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini, terutama kepada pemilih pemula. Kami ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya melek politik, tapi juga melek teknologi, serta memahami esensi pemilu,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, KPU Kota Palu juga menyerahkan Laporan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu Tahun 2024 kepada Wali Kota Palu.

Selain menyerahkan laporan, Idrus turut memaparkan sejumlah inovasi KPU Kota Palu dalam pendidikan politik, khususnya simulasi pemilu melalui pemilihan OSIS berbasis demokrasi. Menurutnya, langkah ini adalah bentuk investasi jangka panjang untuk menumbuhkan budaya politik yang sehat di kalangan generasi muda.

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif tersebut. Ia menilai pendekatan simulasi pemilu di sekolah akan menjadi sarana edukatif yang efektif bagi para siswa.

“Ini langkah sangat positif agar anak-anak kita terbiasa dengan proses demokrasi sejak dini. Harapannya, mereka tumbuh menjadi warga negara yang paham, kritis, dan partisipatif dalam demokrasi,” ujar Hadianto.

Dalam pertemuan itu, KPU Kota Palu juga menyampaikan capaian lembaga tersebut yang terpilih sebagai salah satu dari 503 satuan kerja KPU se-Indonesia yang berstatus Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Untuk mendukung capaian itu, KPU turut meminta testimoni Wali Kota Palu sebagai peserta pemilu.

Pertemuan berlangsung hangat dan menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan penyelenggara pemilu dalam memperkuat pendidikan politik serta menjaga integritas demokrasi di Kota Palu. (wid)