Agustus 21, 2026

Dapur Umum Makanan Bergizi Gratis Resmi Hadir di Donggala

Target Layani 4.000 Warga

Mugira, Ketua Yayasan Bakti Bahagia Semesta (kiri) , Iryanti Arnold , Mitra Yayasan Dapur Umum MBG di Desa Sioyong, Dampelas,(20/09). FOTO: IST

DONGGALA, trustednews.id– Yayasan Bakti Bahagia Semesta meresmikan Dapur Umum Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Dusun I, Desa Sioyong, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sabtu (20/9/2025). Fasilitas ini berfungsi sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan masyarakat setempat.

Ketua Yayasan Bakti Bahagia Semesta, Mugira, menjelaskan layanan makan siang gratis ini menyasar peserta didik mulai dari PAUD hingga SMA. Pada tahap awal, Badan Gizi Nasional menyediakan porsi untuk 1.600 orang selama 10 hari pertama, dengan target jangka panjang menjangkau 3.500 hingga 4.000 penerima manfaat.

“Mungkin ada Bapak/Ibu yang bertanya mengapa sekolah kami belum mendapat jatah makan siang. Bukan berarti tidak diberikan, melainkan karena prosesnya bertahap,” kata Mugira.

Ia menegaskan keberhasilan program membutuhkan dukungan seluruh pihak, baik masyarakat maupun pemerintah. “Tim kami hampir 50 orang dan masih baru. Karena itu, kami sangat berharap dukungan dan kerja sama agar program ini berjalan baik,” ujarnya.

Mugira juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program makan siang gratis, serta meminta dukungan Forkopimda, dinas terkait, dan aparat TNI–Polri untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan.

Menurutnya, pengawasan ketat menjadi kunci, terutama dalam pemilihan bahan baku dan proses memasak agar makanan tetap segar, sehat, dan aman dikonsumsi anak-anak. “Kondisi tubuh anak berbeda-beda. Ada yang kuat, ada yang rentan. Karena itu, pengawasan penting untuk mencegah keracunan makanan,” tegasnya.

Pengawas lapangan juga ditempatkan untuk memantau penyajian dan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional selaku pengelola teknis. “Dengan sinergi ini, insyaallah kegiatan makan siang gratis dapat berjalan sesuai tujuan, yaitu memberikan gizi yang baik bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Program ini merupakan kolaborasi Yayasan Bakti Bahagia Semesta bersama Iryanti Arnold sebagai upaya nyata SPPG di wilayah tersebut. Anggota DPRD Donggala dari Fraksi NasDem itu mengaku terharu dengan peresmian dapur umum tersebut.

“Alhamdulillah, kerja sama kami dengan yayasan akhirnya membuahkan hasil. Saya bersyukur sekaligus terharu karena melalui banyak tantangan, program ini bisa berjalan dan memberi manfaat nyata,” ujar Iryanti.

Pada tahap awal, dapur umum MBG menargetkan sekitar 1.500 penerima manfaat, termasuk anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dari delapan sekolah di Kecamatan Dampelas. Jumlah itu ditargetkan meningkat hingga 4.000 dalam dua bulan mendatang.

“Tahap awal ada 1.578 penerima manfaat. Insyaallah, dalam dua bulan bisa meningkat menjadi 4.000. Semua bergantung pada kesiapan tenaga kerja kami yang bekerja sejak subuh hingga pagi. Semoga mereka diberi kesehatan agar pelayanan bisa lebih luas,” tambahnya.

Selain memperluas jangkauan, penyelenggara menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan. Pemilihan bahan baku dilakukan ketat bersama ahli gizi, sehingga menu yang disajikan aman dan sehat.

Iryanti berharap program ini menjadi teladan bagi daerah lain serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah setempat. “Jika ada kekurangan di lapangan, kami mohon masukan agar bisa segera diperbaiki. Tujuan kami satu, memastikan layanan gizi ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.*(ril)