One Way Nasional Arus Balik Idulfitri 2026 Dimulai

Jasa Raharja Tekankan Prioritas Keselamatan

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin FOTO : DOK JASA RAHARJA

SEMARANG. Trustednews.id — Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) nasional untuk arus balik Idulfitri 2026 resmi diberlakukan mulai Selasa (24/3) di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah strategis pemerintah untuk mengurai kepadatan sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan selama periode arus balik.

Penerapan one way nasional diberlakukan dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Cikampek Utama (Cikatama). Skema ini diproyeksikan mampu mengantisipasi lonjakan kendaraan pada puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 25–27 Maret 2026, sekaligus mencegah terjadinya kepadatan di arah menuju Jakarta.

Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari manajemen arus balik yang terintegrasi, dengan tujuan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Manajemen arus balik ini bertujuan untuk mengurai kepadatan, sekaligus menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan. Ini merupakan bentuk inovasi pelayanan publik yang terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyebut tren keselamatan selama periode mudik 2026 menunjukkan perbaikan. Berdasarkan data bersama Korlantas Polri pada 13–23 Maret 2026, jumlah kecelakaan mengalami penurunan sekitar 2 persen, dari 2.397 menjadi 2.349 kejadian. Sementara itu, korban meninggal dunia turun signifikan sebesar 27 persen, dari 294 menjadi 213 jiwa.

“Ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan keselamatan transportasi,” ujarnya.

Hingga 23 Maret 2026, Jasa Raharja juga telah menyalurkan santunan sebesar Rp10,45 miliar kepada korban kecelakaan, melalui program Zero Pending Claim yang memastikan proses penyaluran berlangsung cepat dan transparan.

Awaluddin turut mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan bijak dan menghindari puncak arus balik. Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam perjalanan.

“Lebih baik tiba sedikit lebih lama tetapi selamat, daripada terburu-buru dan berisiko mengalami kecelakaan,” tegasnya.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo juga mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik. Ia meminta pemudik memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, seperti rest area dan pos pelayanan terpadu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk beristirahat secara cukup dan memanfaatkan fasilitas yang ada. Selain itu, opsi transportasi lain seperti kereta api dan kebijakan work from anywhere (WFA) juga dapat dimanfaatkan untuk mengurai kepadatan,” katanya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa puncak arus balik diperkirakan mencapai sekitar 285 ribu kendaraan. Untuk mengantisipasi kepadatan, sejumlah rest area akan diberlakukan sistem buka-tutup, khususnya di titik rawan.

“Kami harap masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan rest area secara bijak. Pengaturan buka-tutup dilakukan untuk mencegah penumpukan kendaraan,” jelasnya.

Dari sisi kesehatan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya kondisi fisik pengemudi dalam menjaga keselamatan perjalanan. Pemerintah, kata dia, telah menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi.

“Pengemudi disarankan beristirahat setiap tiga jam. Kelelahan dan kantuk menjadi salah satu faktor utama kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN, Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat melalui sinergi lintas sektor. Upaya ini menjadi wujud kehadiran negara dalam memastikan arus balik Lebaran berlangsung aman, nyaman, dan selamat.

Kegiatan pembukaan tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, serta Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono. *(rilis)