MADRID, trustednews.id – Real Madrid harus menelan kekalahan pahit 0-1 saat menjamu Getafe CF dalam lanjutan Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (3/3/2026) dini hari WITA
Hasil ini menjadi ganjalan bagi Los Blancos dalam upaya mengejar FC Barcelona di puncak klasemen.
Tampil tanpa Kylian Mbappe, Madrid langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Tekanan demi tekanan dilancarkan lewat pergerakan Vinicius Junior dan kolega. Secara statistik, tuan rumah melepaskan 18 percobaan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang.
Namun solidnya lini belakang Getafe membuat peluang-peluang tersebut gagal berbuah gol.
Justru tim tamu yang berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-39. Berawal dari tekanan di lini tengah, terjadi duel udara di luar kotak penalti Madrid. Mauro Arambarri menyundul bola ke arah Martin Satriano yang langsung melepaskan tendangan keras sebelum bola menyentuh tanah.
Sepakan Satriano meluncur deras ke sudut kiri atas gawang tanpa mampu dihalau Thibaut Courtois. Skor 1-0 untuk Getafe bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Madrid mencoba mengubah ritme permainan. Pelatih melakukan pergantian sekaligus pada menit ke-55 dengan memasukkan Rodrygo, Dani Carvajal, dan Dean Huijsen. Tak lama berselang, Franco Mastantuono juga diturunkan untuk menambah daya dobrak.
Kendati terus menekan, Madrid tetap kesulitan menembus pertahanan rapat Getafe. Hingga memasuki masa injury time, gol penyeimbang tak kunjung tercipta.
Drama terjadi di pengujung laga. Mastantuono diganjar kartu merah, sementara pemain Getafe, Adrian Liso, menerima kartu kuning kedua sehingga kedua tim sama-sama bermain dengan 10 orang.
Skor 1-0 untuk Getafe bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan ini membuat Real Madrid tertahan di peringkat kedua klasemen dengan 60 poin, terpaut empat angka dari Barcelona di puncak. Sementara Getafe naik ke posisi ke-11 dengan koleksi 32 poin.**








