Oktober 28, 2026

Komunitas Jurnalis Pasang Plakat Nama di Gunung Rore Kautimbu Sambut HUT RI ke-80

Didukung Balai Besar TNLL Selaku Pengelola Kawasan.

Komunitas Jurnalis TAMEME ( Tanggal Merah Mendaki) Sebelum Menuju Lokasi Pemasangan Plakat, di Gunung Rore Kautimbu, (09/08)

POSO,trustednews.id– Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, komunitas jurnalis pecinta alam yang tergabung dalam Tanggal Merah Mendaki (TAMEME) menggelar aksi pemasangan plakat nama di tiga titik jalur pendakian Gunung Rore Kautimbu, yang berada di kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), Sabtu (09/08).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelengkapan tanda penunjuk lokasi di jalur pendakian. Beberapa plakat yang ada sebelumnya diketahui telah rusak atau hilang. Atas inisiatif para anggota TAMEME, plakat baru kemudian dibuat dan dipasang dengan dukungan Balai Besar TNLL selaku pengelola kawasan.

Koordinator kegiatan, Anwar Ismail, menjelaskan bahwa pemasangan dilakukan di tiga titik penting, yaitu Helipad, Puncak Dingin, dan Istana Lumut. Menurutnya, plakat ini tidak hanya menjadi penanda lokasi, tetapi juga bagian dari edukasi bagi pendaki.

“Banyak plakat penunjuk yang kondisinya sudah tidak layak, bahkan ada yang hilang. Kami merasa perlu melakukan sesuatu agar jalur pendakian tetap informatif dan aman. Ini bukan sekadar pasang plakat, tapi juga upaya menjaga identitas dan nilai sejarah jalur pendakian Rore Kautimbu,” ujarnya.

“Kami memilih tiga titik ini karena masing-masing punya daya tarik dan makna tersendiri bagi para pendaki. Di Helipad, misalnya, sering dijadikan lokasi upacara bendera saat 17 Agustus. Puncak Dingin adalah titik yang memberi sensasi kabut dan udara yang sejuk, sedangkan Istana Lumut punya keunikan ekosistem lumutnya. Harapannya, para pendaki bisa lebih menghargai dan menjaga keindahan ini,” tambah Anwar.

“Kami juga ingin kegiatan ini menjadi pengingat bahwa mendaki bukan hanya soal menaklukkan puncak, tapi juga menjaga warisan alam dan membangun rasa memiliki terhadap jalur yang kita lalui,” tegasnya.

Perwakilan Balai Besar TNLL, Hasdi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi komunitas jurnalis tersebut. Menurutnya, keberadaan plakat dengan keterangan ketinggian sangat membantu pendaki dalam mengetahui posisi mereka.

“Pemasangan ini sangat bermanfaat. Penanda yang jelas membuat pendaki bisa mengetahui di mana mereka berada, sekaligus menghindari risiko tersesat,” kata Hasdi.

Ia juga mengingatkan para pendaki untuk menjaga kebersihan jalur, terlebih menjelang pelaksanaan upacara bendera di Helipad Gunung Rore Kautimbu pada 17 Agustus mendatang.

“Kami berharap semua pendaki ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan. Setelah upacara, kami juga akan mengadakan kegiatan pembersihan jalur. Alam ini milik kita bersama, jadi mari kita rawat bersama-sama,” pungkasnya. (irh)