Agustus 20, 2026

Tukang Parkir Berselisih Dengan Pelanggan, Berakhir Minta Maaf di Kantor Polisi

Polisi Lakukan Restorasi Justice

Irfan Menyampaikan Permintaan Maaf di Polsek Palu Barat, (14/10).

PALU, trustednews.id – Seorang juru parkir bernama Irfan, alias Lempeng, diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Palu Barat setelah diduga terlibat berselisih paham terhadap seorang pelanggan di area parkir. Video kejadian yang terekam sempat viral di media sosial.
Insiden ini terjadi pada sore hari, sesuaikan dengan waktu yang disebutkan dalam video di sebuah tempat parkir di wilayah Palu Barat. Dalam video yang beredar, tampak sejumlah orang terlibat adu mulut yang kemudian berujung pada dugaan tindak senonoh. Pelaku yang mengenakan kaos “I ❤️ SG” terlihat hampir melakukan kontak fisik dengan yang mengenakan baju merah marun, disaksikan oleh beberapa warga dan seorang wanita yang tampak merekam kejadian tersebut.
Seorang wanita paruh baya juga terlihat berusaha melerai dan melindungi korban dari amukan pelaku. Dalam rekaman tersebut, terdengar teriakan dan perdebatan sengit mengenai masalah pembayaran parkir. Salah satu wanita terdengar menuduh pelaku meludahi mereka dan menyatakan bahwa biaya parkir sudah dibayar kepada orang lain yang mengenakan jaket.
Menanggapi laporan dan viralnya video tersebut, pihak kepolisian Polsek Palu Barat segera mengamankan Irfan alias Lempeng. Setelah dimediasi dan menjalani proses pemeriksaan, pelaku menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di “Ruang Keadilan Restoratif Polsek Palu Barat.”
Dalam video permintaan maafnya, Irfan alias Lempeng menyatakan penyesalannya atas perbuatannya. “Saya atas nama Irfan alias Lempeng, meminta maaf atas kejadian tadi sore di tempat parkiran saya dan saya sangat menyesal atas kejadian ini. Saya khilaf dengan kejadian ini tadi. Saya minta maaf yang berselisih dengan saya,” ujar Irfan dalam video yang direkam di kantor polisi.
Kasus ini diduga diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice di Polsek Palu Barat, mengingat pelaku telah menyampaikan penyesalannya dan meminta maaf kepada pihak korban. Kejadian ini menjadi perhatian publik terkait pentingnya menjaga ketertiban dan etika dalam menjalankan tugas, terutama di tempat umum. (tha)