PALU, Trustednews.id – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) melakukan pemeliharaan sistem mobile banking sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan teknologi informasi sekaligus memperkuat keamanan transaksi nasabah.
Selama proses pemeliharaan berlangsung, terdapat tiga layanan transaksi yang sementara belum dapat digunakan, yakni transfer antarbank, penarikan tunai melalui jaringan ATM Bersama, serta pembayaran QRIS melalui layanan mobile banking.
Humas Bank Sulteng, Moh Abduh Borman, menjelaskan pemeliharaan tersebut dilakukan untuk memastikan infrastruktur teknologi informasi perbankan semakin andal dalam mendukung kebutuhan transaksi nasabah.
Menurutnya, Bank Sulteng menyadari adanya pembatasan sejumlah layanan dapat berdampak terhadap aktivitas transaksi masyarakat.
“Kami memahami bahwa kondisi ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Oleh karena itu, kami mohon maaf atas kendala yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas kesabaran, pengertian, serta kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,” ujar Abduh.
Bank Sulteng memastikan proses pemeliharaan dilakukan secara terukur. Tim terkait juga terus berupaya agar layanan yang terdampak dapat kembali beroperasi secepatnya.
Meski tiga layanan mengalami pembatasan sementara, aktivitas perbankan nasabah Bank Sulteng tidak sepenuhnya terhenti.
Nasabah masih dapat menggunakan sejumlah fitur mobile banking, di antaranya transfer antar-rekening Bank Sulteng, pengecekan saldo dan mutasi rekening, pengisian saldo dompet digital, pembelian pulsa dan paket data, pembelian token listrik, hingga pembayaran berbagai tagihan rutin.
Selain layanan digital tersebut, pelayanan melalui kantor cabang, cabang pembantu, kantor kas, dan payment point Bank Sulteng di wilayah Sulawesi Tengah tetap berjalan.
Jaringan ATM Bank Sulteng juga tetap melayani penarikan tunai selama 24 jam, termasuk transaksi tertentu antar-rekening Bank Sulteng.
Bagi nasabah yang memiliki kebutuhan mendesak untuk mengirim dana ke rekening bank lain, Bank Sulteng menyediakan alternatif transaksi melalui BI-RTGS dan SKNBI di kantor cabang, sesuai ketentuan serta ketersediaan layanan.
Sementara untuk transaksi QRIS, Bank Sulteng memastikan pembayaran pada merchant Bank Sulteng tetap dapat dilakukan, meskipun terdapat layanan QRIS tertentu yang terdampak selama proses pemeliharaan sistem.
Bank Sulteng mengimbau masyarakat dan nasabah tetap tenang serta memantau perkembangan pemulihan sistem melalui kanal informasi resmi perusahaan.
Nasabah juga diingatkan untuk mengandalkan informasi yang bersumber dari Bank Sulteng guna menghindari informasi keliru terkait kondisi layanan selama proses pemeliharaan berlangsung.
Untuk memperoleh informasi maupun bantuan, nasabah dapat menghubungi Call Center Bank Sulteng 14069, mengakses situs resmi Bank Sulteng, atau mendatangi kantor cabang terdekat.
Bank Sulteng menegaskan pemeliharaan sistem dilakukan sebagai langkah peningkatan kualitas layanan, sehingga infrastruktur teknologi perbankan dapat memberikan layanan transaksi yang semakin aman dan andal bagi masyarakat. (tha/*)








